SAMBUTAN REKTOR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG DALAM KEGIATAN MASA TAARUF (MASTA) DAN PEMANTAPAN MISI INSTITUSI (TAPSTITUSI) MAHASISWA BARU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang tiada putus-putusnya melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga tercurah pada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. beserta keluarga, para sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.
Setelah tahap pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru terlewati maka selanjutnya diperlukan suatu kegiatan penyambutan mahasiswa-mahasiswa baru tersebut yang dilakukan seperti halnya menyambut calon anggota keluarga baru, yang dilaksanakan oleh panitia gabungan dosen dan mahasiswa sesuai dengan Keputusan Dirjen Dikti 38/Dikti/Kep/ 2000 yang menyatakan Pengenalan Program Studi dan Program Pendidikan di Perguruan Tinggi (PT) diselenggarakan dalam rangka kegiatan akademik oleh pimpinan PT yang bersangkutan
Penyambutan mahasiswa baru di UMT secara umum diarahkan pada dua hal, yaitu : Pertama, adalah MASTA (Masa Taaruf) yang dilakukan sebagai bentuk pengenalan terhadap Islam dan kemuhammadiyahan yang merupakan ciri khas UMT sebagai perguruan tinggi muhammadiyah yang terus konsisten mengusung nilai-nilai keislaman dan menjunjung tinggi gerakan organisasi islam yakni muhammadiyah. Dan kedua, Pemantapan Misi Institusi (TAPSTITUSI), yaitu kegiatan yang bertujuan mengenalan suasana akademik kampus yang diharapkan pada akhirnya bermuara pada pemahaman konsep catur dharma perguruan tinggi.
MASTA dan TAPSTITUSI merupakan pintu gerbang utama yang menentukan pencitraan mahasiswa baru terhadap lingkungan kampusnya, sehingga perlu dipersiapkan materi yang mengarah pada pembentukan mahasiswa yang kreatif, inovatif, produktif dan mempunyai kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Materi akademik bertujuan menyiapkan mahasiswa untuk dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Nilai-nilai kreatifitas akan menumbuhkan rasa percaya diri dan motivasi meraih sukses belajar dan berorganisasi di kampus.
Terobosan kegiatan pengenalan kampus yang penuh dengan ide-ide segar juga diperlukan agar mahasiswa baru juga mulai tertanam jiwa-jiwa inovatif dalam mempersiapkan kegiatan belajar dan berorganisasi di kampus. Selain itu, kegiatan MASTA dan TAPSTITUSI juga diarahkan kepada mahasiswa untuk produktif dalam bidang karya-karya ilmiah yang layak dikompetisikan secara nasional. Kepedulian sosial baik terhadap sesama maupun lingkungan di sekitar kampus juga diperlukan dalam kegiatan pengenalan kampus sebagai sebuah stimulan agar mahasiswa sebagai kelompok intelektual menjadi lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis IPTEK
Tidak sedikit kegiatan pengenalan kampus yang diwarnai oleh adanya kekerasan fisik (kontak fisik, merayap, jalan jongkok, berguling-guling, push up dan lainnya) maupun non fisik (kata-kata penghinaan, mendeskriditkan etnik, tugas yang sulit dilakukan, tugas yang membuat malu, merampas barang yang bersifat privacy, memberi gelar yang disesuaikan dengan kondisi fisik, gaya dan pembawaan seseorang dan seterusnya), yang berdampak negatif pada munculnya ketimpangan berpikir, pelecehan etika dan moral, membunuh kreativitas, dan menimbulkan dendam berkepanjangan
Kekerasan fisik dan non fisik tersebut besar peluangnya dilakukan oleh mahasiswa lama kepada mahasiswa baru, dengan dalih menegakkan disiplin, budaya penghormatan kepada yang lebih tua, meningkatkan kekompakan dan solidaritas. Namun demikian kedisiplinan, penghormatan, kekompakan dan solidaritas yang dikondisikan dengan kekerasan tersebut tidak akan bertahan lama, setelah kegiatan pengenalan kampus selesai maka mahasiswa akan kembali pada kondisi semula. Tentu saja kenyataan tersebut tidak diharapkan, yang lebih diinginkan adalah perubahan pola berfikir mahasiswa baru kearah yang lebih konstruktif tersebut bersifat natural dan bukan karena paksaan
Berdasarkan pemaparan tersebut maka kegiatan penyambutan mahasiswa baru tahun 2011 yang bertumpu pada kegiatan MASTA dan PPA di Universitas Muhammadiyah Tangerang ini akan disusun secara lebih elegan dan bermartabat serta untuk menghilangkan kesan adanya kekerasan fisik dan non fisik. Pada akhirnya melalui kegiatan MASTA dan PPA ini akan terbentuk pola pikir mahasiswa yang kreatif, inovatif, produktif dan peduli sosial berlandaskan nilai-nilai keislaman yang dimulai semenjak dini untuk dapat menunjang kegiatan catur dharma perguruan tinggi
Nasrun minallah wafathu qorieb.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang
ttd
H. Achmad badawi, S.Pd. SE, MM,