SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KALAM

              Dalam sejarah peradaban Islam ada empat ilmu yang perkembangannya sangat berpengaruh, yakni; 1. Ilmu Fiqh yang membahas masalah hukum dalam peribadatan maupun kemasyarakatan – masalah ini telah kita bahas dalam tulisan berjudul ‘Pengantar Ilmu Fiqh’ (13/9/09), 2. Ilmu Kalam, yang membicarakan tentang Tuhan beserta derivasinya, 3. Tasauf, membahas penghayatan kepada keberadaan Tuhan dan cara untuk memperolehnya secara maksimal, dan 4. Falsafah yang merupakan telaah spekulatif yang mendasar tentang segala masalah, terutama tentang hidup dan lingkungannya.
Dalam beberapa buku, Ilmu Kalam diterjemahkan sebagai Teologi, dengan tujuan memudahkan orang yang terbiasa membaca literatur Barat. Terjemahan ini tidak tepat benar, karena teologi pada umumnya membahas semua bidang ajaran agama, sedangkan Ilmu Kalam hanya membahas dengan analisis rasional, pemahaman tentang Tuhan beserta konsekuensi bagi yang meyakini eksistensinya.
Perkataan Kalam berarti pembicaraan; yang dimaksud adalah pembicaraan dengan menggunakan nalar yang mendalam. Ini merupakan padanan dari istilah Yunani logos yang juga berarti pembicaraan. Dari perkataan logos diturunkan istilah logika, yang berarti nalar yang teratur. Dalam logika Yunani sangat dikenal rumusan Silogisme (logika formal) yang disusun oleh Aristoteles. Ilmu logika formal ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan dikenal sebagai Ilmu Manthiq.

selengkapnya dapat didownload di sini : http://www.ziddu.com/download/16765475/PERKEMBANGANILMUKALAM.doc.html

About these ads